Cerita Adyksa, Peraih Adhi Makayasa TNI AL yang Awalnya Ingin di TNI AD

Cerita Adyksa, Peraih Adhi Makayasa TNI AL yang Awalnya Ingin di TNI AD

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 30 Jul 2015 15:16 WIB
Cerita Adyksa, Peraih Adhi Makayasa TNI AL yang Awalnya Ingin di TNI AD
Foto: Angling Adhitya P
Semarang - Bukan dari keluarga TNI, Letda Laut (P) Adyksa Yudistira Sritomo kini berhasil meraih cita-citanya sebagai anggota TNI terkabul. Bahkan ia mendapat penghargaan Adhi Makayasa atau lulusan terbaik. Adyksa lulus dengan IPK 3,718.

Selama bersekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang, putra kedua dari pasangan Drs. H. Utomo Sidi dan Dra. Sri Suparni asal Karanganyar itu ingin menjadi anggota Angkatan Darat (AD). Namun minatnya pada dunia internasional ternyata mengarahkannya ke Angkatan Laut (AL).

Adyksa merupakan warga Kalongan Wetan RT 01/17 Papahan, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Kedua orang tuanya merupakan PNS Pemkab dan guru, namun ia ternyata punya cita-cita lain sehingga memutuskan sekolah di SMA Taruna Nusantara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya ini memang keinginan sendiri dan orangtua mendukung," tegas Adyksa kepada detikcom di Akpol, Semarang, Kamis (30/7/2015).

Adyksa digembleng di Akmil Magelang bersama matra lainnya untuk mengikuti pendidikan dasar selama setahun. Kemudian ia melanjutkan pendidikan kejuruan selama tiga tahun di Akademi Angkatan Laut, Bhumimoro, Surabaya.

Untuk mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa, Adyksa telah menjalani uji kelayakan yang terdiri dari prestasi, kepemimpinan, imtelegensia, penghargaan yang pernah diraih serta figur.

Selama menjalani masa pendidikan, AdyksaΒ  mengaku paling berkesan saat melakukan Pelayaran Jala Krida ke Australia karena bisa melakukan layar bersama satu angkatan.

"Paling berkesan latihan layar, ada layar ke luar negeri. Jadi kenangan seangkatan bisa berlatih bersama, waktu itu kami ke Australia," tandasnya.

"AL itu kesempatan belajar di luar negeri lebih baik. AL di dunia itu berhubungan, contohnya dengan US Navy, Australia juga, jadi ada persaudaraan," imbuh Adyksa.

Selain itu hal yang paling diingat juga saat pendidikan yaitu ketika harus siaga karena menjadi angkatan paling junior.

"Paling terkesan saat jadi junior tingkat dua. Jadi di kamar campur, tingkat dua jadi junior harus respek ke senior. Senior belum tidur kita enggak bisa tidur, itu respek saja sih, bukan berarti tidak boleh tidur," katanya.

Kini Adyksa menjadi lulusan terbaik tahun ini bersama lulusan terbaik dari matra lainnya yaitu dari Akmil yaitu Letda Inf. Angger Panduyudha, St. Han, AAU yaitu Letda Tek Dito Sigit Kuncoro, St. Han, dan dari Akpol yaitu Ipda Fauzi Pratama, Stk.

"Saya ingin jadi perwira yang profesional. Penghargaan ini jadi tanggung jawab," tutup Adyksa. (alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads