Kisah Yudi yang Naik Enggrang dari Yogya Demi Temui Jokowi

Kisah Yudi yang Naik Enggrang dari Yogya Demi Temui Jokowi

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 30 Jul 2015 13:25 WIB
Kisah Yudi yang Naik Enggrang dari Yogya Demi Temui Jokowi
Foto: Edward
Jakarta - Yudi Karyono (45 tahun) rela bersusah payah naik enggrang dari Yogyakarta menuju Jakarta supaya bisa bertemu Presiden Jokowi. Aksinya bukan cari sensasi. Tapi demi pengukuhan enggrang milik Indonesia.

"Saya berangkat dari Yogyakarta 10 Juni lalu," kata Yudi saat ditemui di kawasan Kalimalang, Kamis (30/7/2015).

Yudi melalukan aksi ini karena tidak mau permainan enggrang nantinya hanya tinggal cerita saja. Makanya dia menolak jika dianggap aksinya kategori nekat atau hanya mencari sensasi semata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bawa bekal uang Rp 2,7 juta hasil jual burung di kampung. Saya sudah menghitung-hitung sehari habisin uang Rp 30 ribu," kata pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang parkir di sebuah SD di Yogyakarta.

Saat ditemui, Yudi terlihat memakai pakaian hitam khas Yogya. Sebuah sarung dililit di lehernya. Tas gemblok yang ada di punggungnya diisi pakaian serta peta ukuran besar yang sering dia jadikan alas tidur maupun alas solat.

Dia memilih jalur pantura untuk bisa mencapai Jakarta. Selama perjalanan, dia pun tidak luput mengajak masyarakat yang dilewati untuk ikut melestarikan permainan khas Indonesia.

"Saya senang, selama di jalan, banyak juga anak-anak muda yang dukung saya," sambung Yudi.

Kini perjalanannya sudah hampir menyentuh garis finish. Dalam waktu yang tidak lama, dia bakal bisa tiba di Istana Negara, tempat Jokowi tinggal.

Yudi bertekad harus bisa bertemu Jokowi, bagaimana pun caranya. Bahkan sejak dari Yogya pun dia sudah mempersiapkan proposal pengajuan bertemu Jokowi.

Dia berharap Jokowi mau mengeluarkan pernyataan penegasan permainan enggrang adalah milik Indonesia. Hanya itu, tidak ada niat lain. Jika sukses, enggrang hasil modifikasinya yang selama ini ditumpangi, akan dilelang.

Uangnya untuk membuat enggrang-enggrang serupa yang bakal diserahkan ke seluruh wilayah yang pernah dia lewati dalam perjalananya ke Jakarta.

"Harus bisa ketemu Jokowi. Saya pamit ke istrinya itu pergi 3 bulan kok ke Jakarta," tandasnya. (mok/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini