Belum Ada Calon di Bolaang Mongondow, PAN Pastikan 2 Kadernya Mendaftar

Belum Ada Calon di Bolaang Mongondow, PAN Pastikan 2 Kadernya Mendaftar

M Iqbal - detikNews
Kamis, 30 Jul 2015 12:52 WIB
Belum Ada Calon di Bolaang Mongondow, PAN Pastikan 2 Kadernya Mendaftar
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pilkada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulut, terancam ditunda ke 2017, karena belum ada satupun calon yang mendaftar. Belakangan diketahui ternyata bukan karena tak ada calon, tapi dua pasangan calon batal mendaftar karena saling tunggu.

Keduanya adalah kader Partai Amanat Nasional (PAN), yaitu incumbent Bupati Sehan Landjar dan satunya Sam Sachrul. Ketua DPP PAN Yandri Susanto memastikan keduanya akan mendaftar di masa perpanjangan 1-3 Agustus.

"Kita sudah sampaikan Insya Allah dalam masa perpanjangan nanti akan mendaftarkan diri," ucap Yandri Susanto kepada detikcom, Kamis (30/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota komisi II DPR itu mengatakan, keduanya diusung oleh gabungan partai politik berbeda. Meski berasal dari partai yang sama yaitu PAN, namun keduanya memenuhi persyaratan jumlah dukungan yang disyaratkan KPU.

"Keduanya dari awal sudah memenuhi syarat jumlah dukungan," ujarnya.

Yandri membantah ada masalah terkait kepengurusan PAN di DPD Bolaang Mongondow Timur. Menurutnya, keduanya batal daftar saat masa pendaftaran kemarin hanya karena saling tunggu untuk memastikan dua-duanya daftar.

"Nggak ada perdebatan. Kemarin cuma saling tunggu saja. Jadi karena sama-sama menunggu nggak jadi daftar," ucap politisi asal Banten itu.

Sebelumnya, komisioner KPU Hadar Nafis Gumar mengatakan pilkada di Kab Bolaang Mongondow Timur belum ada satupun calon yang mendaftar sehingga terancam ditunda ke tahun 2017. Ternyata, bukan karena tak ada calon, tapi karena saling menunggu.

"Ini unik dan apa yang mau mereka lakukan pada daerah ini. Kami berharap jangan daerah dibiarkan pada situasi yang nanti tidak jelas kalau Pilkadanya harus menunggu sampai 2017," ujar Hadar.

"Kalau mau daftar barengan, ya datanglah bareng. Nanti disiapkan meja terpisah. Nggak usah main tunggu-tungguan," imbuhnya.



, Sulut, terancam ditunda ke 2017, karena belum ada satupun calon yang mendaftar. (bal/faj)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads