"Kurang lebih 8 kali, kadang Rupiah kadang USD, kadang SGD," ujar Agung Krisdiyanto bersaksi untuk Andrew Hidayat dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (30/7/2015).
Agung mengaku bekerja dengan Andrew sejak Februari 2013. "Saya melekat sama Andrew Hidayat sebagai ajudan, sebagai pegawal, sebagai kepala urusan rumah tangga," sebutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. 20 November 2013 di Hotel Ibis USD 50 ribu.
2. 16 April 2014 Rp 250 juta di Sari Pan Pasific.
3. 16 Mei 2014 USD 75 ribu di Pullman Hotel.
4. 13 November 2014 SGD 50 ribu di Taman Anggrek.
5. 21 November 2014 Rp 500 juta di Slipi.
6. 28 Januari 2015 Rp 500 juta di Taman Anggrek.
7. 9 April 2015 Swiss-Belhotel.
"Yang ke delapan tanggal 9 bulan 10 tahun 2014 di Paragon," sebut Agung yang mengaku tidak mengetahui jumlah uang yang diberikan.
Saat ditanya Hakim Ketua John Halasan Butar Butar, Agung mengaku tak tahu menahu maksud tujuan pemberian uang yang diperintahkan atasannya, Andrew Hidayat. "Tidak tahu," ujarnya.
"Dalam benak saya rekan bisnis," imbuh Agung. (fdn/hri)











































