Kisah Cinta Pemuda Pengangguran dan Siswi SMP ini Berujung di Kantor Polisi

Kisah Cinta Pemuda Pengangguran dan Siswi SMP ini Berujung di Kantor Polisi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 30 Jul 2015 08:04 WIB
Kisah Cinta Pemuda Pengangguran dan Siswi SMP ini Berujung di Kantor Polisi
Foto: istimewa
Pekanbaru - Hubungan cinta antara pemuda pengangguran dengan siswi SMP di Kabupaten Kampar, Riau berujung di kantor polisi. Orangtua tak terima anak gadisnya digauli sebanyak 7 kali oleh kekasihnya.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Kamis (30/7/2015). Dia menjelaskan, tersangka adalah, Ilyas (23) warga Kampar timur yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Sedangkan kekasihnya bocah SMP usia 14 tahun yang masih satu desa.

"Orangtua korban melaporkan ke pihak kepolisian atas tuduhan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Atas laporan itu tersangka sudah dilakukan penahanan," kata Guntur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi yang dihimpun, antara tersangka dengan korban sebenarnya menjalin hubungan asmara. Mereka selama ini berpacaran.

Namun konon, karena korban masih SMP, orang tuanya tidak merestui pacaran tersebut. Halangan dari orang tua itu, bukan dituruti sang anak gadisnya. Mereka tetap saja berpacaran.

Puncaknya, pada akhir pekan lalu, pasangan ini malah kabur dari desanya. Orangtuanya pun kalang kabut untuk mencari putrinya. Dicari ke sana kemari, keduanya tidak ditemukan di desa tersebut.

Belakangan diketahui, kalau mereka lari ke Pekanbaru. Selama di Pekanbaru, pasangan ini ternyata tidak bisa menahan nafsu. Keduanya lantas melakukan layaknya hubungan suami istri. Setelah dicari di Pekanbaru, akhirnya mereka dibawa pulang ke desanya.

"Korban saat ditanya orang tuanya apa yang dilakukan selama di Pekanbaru, mengaku sudah berbuat seperti suami istri. Korban mengaku sudah 7 kali melakukannya," kata Guntur.

Atas pengakuan korban, lanjut Guntur, dari sana orangtuanya tidak bisa terima. Kasus inipun bergilir ke Polsek Tambang. "Tersangka masih ditahan dan masih dimintai keterangan lebih lanjut," tutup Guntur. (cha/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads