Ahok: Kalau Lulung Sekolah Polisi, Saya Usulkan Mengganti Pak Buwas Saja

Ahok: Kalau Lulung Sekolah Polisi, Saya Usulkan Mengganti Pak Buwas Saja

Idham Kholid - detikNews
Rabu, 29 Jul 2015 16:22 WIB
Ahok: Kalau Lulung Sekolah Polisi, Saya Usulkan Mengganti Pak Buwas Saja
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Wakil Ketua DPRD Abraham Lulung Lunggana menyebut bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama pantas menjadi tersangka kasus pengadaan UPS APBD tahun 2014. Apa tanggapan Ahok?

"Makanya saya pikir, Haji Lulung sayang bukan sekolah polisi ya, kalau dia sekolah polisi saya akan usul ke Pak Jokowi untuk menggantikan Pak Buwas jadi Kabareskrim, tapi sayang nggak bisa, mohon maaf ya," kata Ahok usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

Lulung Lunggana pagi tadi menyebut Ahok pantas jadi tersangka. Sebab Lulung menilai Ahok melakukan pembiaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mestinya Ahok jadi tersangka menurut saya karena Ahok itu tidak pernah memberantas korupsi. Sebaliknya, korupsi ada di eksekutif," ujar Lulung di kantornya, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Kalau dia tidak mencegah, berarti dia melakukan pembiaran," imbuhnya.

Menurut politisi PPP itu, pemegang tanggung jawab utama penggunaan APBD-P 2014 ada di tangan eksekutif dan semestinya Ahok tahu persis setiap penggunaan itu. "Penggunaan anggaran itu kan eksekutif, kalau mekanisme pembahasan APBD itu tanggung jawab DPRD. Menyangkut kasus UPS, harusnya eksekusi terakhir dilakukan oleh unit masing-masing dan yang bertanggung jawab itu Gubernur," terang Lulung.

Dia menilai Ahok telah lalai dengan meloloskan proyek pengadaan UPS sehingga korupsi tidak sampai terjadi. "Kalau gubernur waspada sebenarnya ini tidak mungkin terjadi. Kalau ini terjadi, berarti ada pembiaran dari gubernur," lanjutnya.

(idh/faj)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads