Ingin Islah Permanen, Priyo: Sengketa Golkar Melelahkan

Ingin Islah Permanen, Priyo: Sengketa Golkar Melelahkan

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 29 Jul 2015 15:14 WIB
Ingin Islah Permanen, Priyo: Sengketa Golkar Melelahkan
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Waketum Golkar kubu Agung Laksono, Priyo Budi Santoso membicarakan terkait islah permanen partai beringin dengan Setya Novanto yang ada di kubu Aburizal Bakrie. Priyo merasa sengketa dualisme Golkar sudah melelahkan.

"Kami sepandangan bahwa kedua belah kubu, tokoh-tokoh inti sekarang harus mencoba jalan keluar. Kita gunakan Pilkada sebagai pintu masuk untuk islah lebih permanen," kata Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

Dua kubu di Golkar saat ini menyepakati islah sementara demi Pilkada yang dimediasi oleh Wapres Jusuf Kalla. Priyo berharap islah sementara itu bisa jadi landasan sehingga akhirnya permanen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, PT TUN sudah mengabulkan banding Menkum HAM Yasonna Laoly soal SK pengesahan kepengurusan Munas Ancol sehingga kubu Agung di atas angin. Tetapi setelah itu, PN Jakarta Utara mengeluarkan putusan sebaliknya yaitu memenangkan kubu Ical.

"Ini melelahkan karena PN Jakut kami ajukan banding, belum ke MA. MA belum tentu karena ada PK dan PK itu sampai 2 tahun. Akan ke mana Golkar? Saya termasuk sedih, makanya harus ada ikhtiar. Termauk komunikasi saya dengan Pak Novanto," ucap mantan Wakil Ketua DPR ini.

Menurut Priyo, kader di daerah juga menginginkan hal yang sama. Dia meyakini Aburizal Bakrie dan Agung Laksono juga akan capek dengan konflik yang berlarut-larut.

"Saya yakin pada titik tertentu terutama pada ketua baik mas Agung Laksono dan Aburizal Bakrie, saya meyakini di titik tertentu beliau lama-lama lelah. Mudah-mudahan ada wisdom shingga diambil langkah-langkah luar biasa untuk persatuan kedua kubu," ungkapnya.

(imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads