"Ada badan yang idle (nganggur) sama dengan Bappenas, tapi Bappenas sudah lumayan. Paling idle itu BPPT," ujar JK di Bappenas, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015).
"Kalau bicara doktor lebih banyak dia, tapi kantornya sepi, baca koran saja" tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada masalah teknis panggil BPPT. Cuma katakan, oh itu benar, semua benar. Termasuk busway, ternyata masuk penjara. Ada masalah E-KTP, panggil BPPT. Bilang sama teman-teman, ilmu itu cepat sekali ausnya, begitu tidak dipraktekkan hilang ilmu itu," jelasnya.
JK mengatakan bahwa informasi teknologi berkembang dengan sangat pesat. Dalam 1,5 tahun, terjadi perkembangan hingga 100 persen.
"Engineering berkembang 100% tiap 5 tahun. Sekarang rumah ringan, jalan tol gampang, cepat 3 tahun. Artinya begitu Anda tidak belajar, hilang ilmu itu. saya minta maaf saya bilang, saya undang BPPT itu berperan tapi retrain itu semua doktor-doktor itu dulu, karena pasti hilang ilmunya sudah karena tidak pernah pakai dengan betul," jelasnya.
"Sama dengan di sini, karena tidak ada train, konsep-konsep tahun 1980an dipakai lagi untuk 2015. itu harus diperbaiki dengan membaca dan sebagainya. Dengan ini kita buat konsep apa yang harus dilakukan," sambungnya.
(fiq/jor)











































