Wapres JK Kritik Kinerja BPPT

Wapres JK Kritik Kinerja BPPT

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 29 Jul 2015 13:35 WIB
Wapres JK Kritik Kinerja BPPT
Foto: Jeri Wongiyanto/Setwapres RI
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengkiritik kinerja dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). JK meminta tenaga ahli jangan hanya berkantor, tapi di lapangan.

"Ada badan yang idle (nganggur) sama dengan Bappenas, tapi Bappenas sudah lumayan. Paling idle itu BPPT," ujar JK di Bappenas, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2015).

"Kalau bicara doktor lebih banyak dia, tapi kantornya sepi, baca koran saja" tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut JK, kinerja dari pegawai BPPT terbilang nihil. Bahkan seringkali komentar BPPT hanya dijadikan pembenaran.

"Ada masalah teknis panggil BPPT. Cuma katakan, oh itu benar, semua benar. Termasuk busway, ternyata masuk penjara. Ada masalah E-KTP, panggil BPPT. Bilang sama teman-teman, ilmu itu cepat sekali ausnya, begitu tidak dipraktekkan hilang ilmu itu," jelasnya.

JK mengatakan bahwa informasi teknologi berkembang dengan sangat pesat. Dalam 1,5 tahun, terjadi perkembangan hingga 100 persen.

"Engineering berkembang 100% tiap 5 tahun. Sekarang rumah ringan, jalan tol gampang, cepat 3 tahun. Artinya begitu Anda tidak belajar, hilang ilmu itu. saya minta maaf saya bilang, saya undang BPPT itu berperan tapi retrain itu semua doktor-doktor itu dulu, karena pasti hilang ilmunya sudah karena tidak pernah pakai dengan betul," jelasnya.

"Sama dengan di sini, karena tidak ada train, konsep-konsep tahun 1980an dipakai lagi untuk 2015. itu harus diperbaiki dengan membaca dan sebagainya. Dengan ini kita buat konsep apa yang harus dilakukan," sambungnya.

(fiq/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads