Bukan semata hanya mencari sensasi dengan berjalan kaki, tapi Syamsudin membawa pesan bahwa NU sejati berani menolak korupsi. Dijadwalkan Syamsudin akan tiba saat pembukaan Muktamar. Aksi jalan kaki menempuh jarak sekitar 92 kilometer diharapkan bisa menghimpun dukungan dari masyarakat untuk berani menolak korupsi. Nantinya setelah sampai, Syamsudin secara simbolis menyerahkan kaos bertuliskan 'NU Sejati Berani Menolak Korupsi' kepada perwakilan NU.
"Aksi simbolis ini agar masyarakat bisa percaya bahwa seluruh peserta muktamar mempunyai niat baik memberantas korupsi di Indonesia," ujar Syamsudin ditemui saat persiapan bertolak menuju Jombang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan membiarkan tindak pidana korupsi sama halnya dengan membiarkan bangsa ini tenggelam. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga agar bangsa Indonesia tidak terpuruk oleh persoalan korupsi dan terbebas darinya," imbuh Syamsudin.
Syamsudin merupakan pegiat anti korupsi. Ia memilih muktamar NU sebagai momentum yang pas untuk mengkampanyekan antikorupsi. Agenda muktamar juga merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan kontribusi kepada NU agar turut serta dalam upaya-upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. (bdh/try)











































