Pengungsi Korban Longsor TPS Leuwigajah Memprihatinkan

Pengungsi Korban Longsor TPS Leuwigajah Memprihatinkan

- detikNews
Rabu, 23 Feb 2005 15:09 WIB
Bandung - Kondisi pengungsi korban sampah longsor di Leuwigajah, Cimahi sangat memprihatinkan. Pengungsi yang ditampung di 3 ruang kelas SDN Batujajar, tinggal berdempet-dempetan. Satu kelas diisi oleh 15 orang lebih.Udara juga lembab dan pengab. Mereka tidur dengan alas seadanya, pakaian dan selimut yang berantakan. Sementara makanan mengandalkan pemberian dari posko penanggulangan bencana longsor yang terletak di areal SD Batujajar. Pantauan detikcom Rabu (23/2/2005) di SDN Batujajar, Cimahi, Jawa Barat, kebanyakan pengungsi anak-anak dan ibu-ibu. Salah seorang pengungsi bernama Rudian (28 tahun) mengatakan bantuan untuk para pengungsi sangat minim. "Anak saya berumur 16 bulan, sekarang ini kesulitan mendapatkan susu. Karena tidak ada bantuan susu dan vitamin," katanya.Demikian juga beberapa orang pengungsi tampak sakit. Adyat adalah anak berusia sekitar 2 tahun yang bertahan di pengungsian meski sakit. Demikian juga Rudiah, 22 tahun, tergeletak karena sakit asma dan diare. Para pengungsi ini mendapat jatah makanan dengan menu mie, tahu dan nasi.Seperti diketahui, gunungan TPS Leuwigajah longsor pada Senin dinihari (21/2/2005). Sedikitnya 60 rumah tertimbun sampah dan 170-an warga ikut tertimbun di dalamnya. Ketinggian sampah di Cilimus mencapai 8 meter dengan volume sampah mencapai 2.200.000 meterkubik. (jon/)


Berita Terkait