Menko Maritim Imbau Warga Waspada Demam Berdarah di Musim Kemarau

Menko Maritim Imbau Warga Waspada Demam Berdarah di Musim Kemarau

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Rabu, 29 Jul 2015 08:18 WIB
Menko Maritim Imbau Warga Waspada Demam Berdarah di Musim Kemarau
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Sejumlah menteri menggelar rapat koordinasi terkait dampak El Nino yang menyebabkan musim kemarau. Akibat kemarau ini, dikhwatirkan akan terjadi peningkatan penyakit demam berdarah serta tingginya kebakaran hutan.

Dalam Rapat Koordinasi Kemaritiman yang dipimpin Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya serta Kementerian/Lembaga terkait untuk mendengarkan pemaparan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Sakya terkait dampak El Nino.

"El Nino yang menguat berakibat kemarau panjang, masa paceklik, kekeringan, kebakaran lahan dan hutan, meningkatnya penyakit demam berdarah, namun diberbagai daerah justru panen ikan," Kata Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (28/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan yang sama, guna mengantisipasi El Nino, Kementerian Pertanian akan segera menyelesaikan pembangunan 1.000 embung air dan upaya memanfaatkan sawah tadah hujan seluas 2.8 juta hektar untuk tanaman palawija. Sementara itu Kementerian Pekerjaan Umum mengatakan saat ini tengah memantau 16 waduk yang beroperasi.

"Saat ini ada 5 waduk yang sudah mengalami defisit air, oleh sebab itu pemanfaatan 761 unit pompa air diseluruh Indonesia segera dimaksimalkan," imbuhnya.

Sedangkan mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan. Kementerian LHK tengah mengoptimasikan operasi pemadaman kebakaran lahan dan hutan melalui operasi pemboman air dari udara serta menguji coba wahana pemadaman kebakaran hutan menggunakan cairan retardant kimia.

"Saat ini PT.PINDAD tengah menguji-coba amunisi retardant kimia pemadam api untuk Tank Amfibi PT-76 dan meriam kaliber 105 mm guna dipakai untuk pemadaman kebakaran hutan. Juga tengah dirintis kerjasama dengan Turki untuk memanfaatkan Tank BMP Korps Marinir sebagai kendaraan taktis pemadam kebakaran hutan, guna mengantisipasi hal tersebut." kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

Terkait Kekeringan yang meluas, saat ini pemerintah akan terus mensosialisasikan antisipasi kehadiran El Nino kepada masyarakat. (rvk/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini