Dalam Rapat Koordinasi Kemaritiman yang dipimpin Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya serta Kementerian/Lembaga terkait untuk mendengarkan pemaparan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Andi Eka Sakya terkait dampak El Nino.
"El Nino yang menguat berakibat kemarau panjang, masa paceklik, kekeringan, kebakaran lahan dan hutan, meningkatnya penyakit demam berdarah, namun diberbagai daerah justru panen ikan," Kata Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (28/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini ada 5 waduk yang sudah mengalami defisit air, oleh sebab itu pemanfaatan 761 unit pompa air diseluruh Indonesia segera dimaksimalkan," imbuhnya.
Sedangkan mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan. Kementerian LHK tengah mengoptimasikan operasi pemadaman kebakaran lahan dan hutan melalui operasi pemboman air dari udara serta menguji coba wahana pemadaman kebakaran hutan menggunakan cairan retardant kimia.
"Saat ini PT.PINDAD tengah menguji-coba amunisi retardant kimia pemadam api untuk Tank Amfibi PT-76 dan meriam kaliber 105 mm guna dipakai untuk pemadaman kebakaran hutan. Juga tengah dirintis kerjasama dengan Turki untuk memanfaatkan Tank BMP Korps Marinir sebagai kendaraan taktis pemadam kebakaran hutan, guna mengantisipasi hal tersebut." kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.
Terkait Kekeringan yang meluas, saat ini pemerintah akan terus mensosialisasikan antisipasi kehadiran El Nino kepada masyarakat. (rvk/rvk)










































