"Ada daerah yang satu pasangan calon pun tidak mendaftar. Contoh kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Sulawesi Utara)Β Itu tidak ada yang daftar," kata Husni di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (28/7/2015).
Husni menambahkan masih ada beberapa daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon tunggal. Salah satunya adalah Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, persoalan pasangan calon tunggal ini juga terjadi di beberapa Kabupaten seperti Jawa Barat dan Sulawesi Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepuluh pasang itu baru muncul di kota Pematang Siantar. Di mana ada enam pasangan calon dari tujuh pasangan calon perseorangan yang kemarin mendaftarkan diri. Kemudian empat pasangan calon dari dukungan partai atau gabungan parpol," tuturnya.
Lantas, bagaimana kelanjutan jika ada masih daerah yang hanya satu pasangan calon tunggal hingga batas akhir?
Husni menekankan persoalan ini perlu menunggu data rekapitulasi terakhir seperti Surabaya dan Banyuwangi yang berada di Jawa Timur.
"Nanti kita pastikan (pasangan calon tunggalnya ada berapa), berapa kabupaten/kotanya? Tunggu nanti. Untuk sementara ada di Jawa Timur ada tiga, Surabaya, Pacitan dan Banyuwangi," sebutnya. (hty/rvk)











































