Gus Ipul Cek Fasilitas Muktamar, Panitia Lokal Curhat Penerangan Kurang

Jelang Muktamar ke-33 NU

Gus Ipul Cek Fasilitas Muktamar, Panitia Lokal Curhat Penerangan Kurang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 28 Jul 2015 19:22 WIB
Gus Ipul Cek Fasilitas Muktamar, Panitia Lokal Curhat Penerangan Kurang
Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Persiapan menjelang pelaksanaan Muktamar NU ke 33 Jombang, Jawa Timur masih belum rampung sepenuhnya. Hingga H-3 pelaksanaan muktamar, panitia lokal di setiap pondok pesantren mengeluhkan failitas penerangan jalan umum (PJU) yang belum terpasang.
 
Keluhan itu disampaikan beberapa panitia lokal saat rapat finalisasi persiapan muktamar di pendopo Pemkab Jombang, Selasa (28/7/2015). Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua Panitia Daerah Saifullah Yusuf itu, Ketua Panitia Lokal Ponpes Bahrul Ulum, Edi Labib Patriadi menyampaikan bahwa PJU yang seharusnya menerangi gang-gang di sekitar pesantren sampai saat ini belum terpasang.
 
"Belum terealisir PJU di gang-gang masih remang-remang," kata pria yang akrab disapa Gus Edi itu dalam rapat.
 
Hal senada dilontarkan Ketua Panitia Lokal Ponpes Mambaul Ma'arif, Mustajab. Selain PJU belum terpasang, menuruntnya genset untuk mengantisipasi listrik padam juga belum tersedia. "Di Denanyar sama permasalahan di PJU. Antisipasi lampu padam genset belum ada," ungkapnya.
 
Menanggapi sejumlah kekurangan tersebut, Ketua Panitia Daerah Muktamar NU ke 33, Saifullah Yusuf meminta agar kebutuhan PJU dan genset segera dipenuhi. Namun demikian, menurut pria yang juga menjabat Wakil Gubenur Jatim ini menyatakan persiapan muktamar secara keseluruhan telah mencapai 95 persen.
 
"Sekarang persiapan sudah 95 persen, sisanya diantaranya penerangan, genset, toilet, penerangan jalan umum, bantal peserta yang masih kurang. Ya tinggal melengkapi saja. Pada intinya semua sudah bisa dipenuhi kekurangan itu," tandasnya.
 
Pejabat yang akrab disapa Gus Ipul menambahkan, pihaknya menjamin kebutuhan tolilet atau MCK serta air bersih tidak lagi menjadi hambatan. "Kekurangan MCK kita gunakan mobil keliling, kalau ada kekurangan kita minta bantuan dari daerah-daerah lain. Untuk kebutuhan air bersih kita dibantu penuh oleh PDAM," pungkasnya.
 
Muktamar NU ke 33 yang akan digelar di Kabupaten Jombang 1-5 Agustus mendatang bakal menempati 5 lokasi berbeda. Alun-alun Jombang direncakan menjadi tempat berlangsungnya acara pembukaan, penutupan, sekaligus sebagai tempat rapat pleno para elit pengurus NU. Sementara sidang komisi dan penginapan para peserta muktamar bakal menempati 4 pondok pesantren. Yakni Ponpes Tebu Ireng, Ponpes Bahrul Ulum, Ponpes darul Ulum, dan Ponpes Mambaul Ma'arif. (bdh/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads