"Bagus dong, saingan lagi dong," ujar Ahok saat diminta tanggapan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015).
Ketika ditanya apakah berat menghadapi Nachrowi menuju DKI-1 kelak, Ahok memilih tidak menjawab. Dia hanya melempar senyum kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Kalau nggak sampai 1 juta KTP) Nggak usah ikut, hehe. Berarti nggak laku kan," terangnya sambil berkelar.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Lucky P Sastrawiria menyebut partainya siap mengusung Nachrowi sebagai calon Gubernur DKI. Pria yang kerap disapa Nara itu tak lain tak bukan salah satu penantang yang dikalahkan Jokowi-Ahok dalam Pilgub 2012 lalu.
Nachrowi sempat dipasangkan dengan Fauzi Bowo (Foke) dalam Pilgub 2012 lalu. Kini, Partai Demokrat kembali siap 'mempertemukan' dia dengan Ahok dalam kontestasi politik nanti. Apakah ada strategi khusus untuk menantang Ahok?
"Yang bilang siapa Pak Ahok kuat? Saya pikir semua sama, nggak ada yang berat dan nggak ada yang ringan. Jadi kita belum bisa memprediksi ke sana," jawab Lucky, hari ini.
"Kita mah santai kok. Santai artinya gini yang pasti Pak Nachrowi maju. Kalo tiket sudah di tangan karena dia sebagai anggota majelis tinggi, dia yang meng-acc siapa calon kepala daerah. Jadi untuk tiket dia nggak ada masalah," terangnya.
Lucky menyebut tidak ada alasan spesifik partainya mengajukan kembali Nachrowi. Menyoal calon wakil yang akan dipasangkan dengannya, dia membuka peluang untuk partai lain berkoalisi. (aws/rvk)










































