Data Tak Komplet, Jakgung Sulit Cari Cukong Illegal Logging
Rabu, 23 Feb 2005 13:35 WIB
Jakarta - Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh mengaku sulit menindaklanjuti keterlibatan cukong illegal logging. Data dan alamat pelaku yang diperoleh tidak komplet."Ya susah untuk ditelusuri sebab kalau nama-nama begitu saja sulit dong. Jadi tidak detil, memang Departemen Kehutanan tidak mungkin detil. Jadi itu data awal yang masih diselidiki oleh bagian intel kita dan nanti baru ditingkatkan ke penyidikan. Ada proses-prosesnya," kata Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh usai menghadiri pengangkatan dua ketua muda Mahkamah Agung di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (23/2/2005). Setelah dicek, kata dia, beberapa cukong telah pindah alamat. Diperkirakan hanya seperempat dari daftar nama cukong yang dapat ditindaklanjuti. "Mereka (Dephut) pertama kali menyerahkan daftar nama kepada kita kalau tidak salah 20 orang. Yang ada data awalnya sekitar 4 sampai 5 cukong dan lainnya tidak ketemu," ungkap Jakgung.Dikatakan dia, aparat kejaksaan yang terlibat akan dikenakan pasal pencurian dan pasal korupsi."Pokoknya kita cenderung menarik ke korupsi supaya hukumannya lebih berat," imbuhnya.
(aan/)











































