"Tentunya situasi yang sudah kondusif ini kita perlu pertahankan. Mempertahankan ini perlu adanya peran serta dari masyarakat itu sendiri, kerja sama," kata Wahyu di Gedung Diklat Perindustrian, Jalan Widya Chandra VIII, Senayan, Jaksel, Selasa (28/7/2015).
Wahyu menjelaskan ada dua langkah dalam penanganan aksi tawuran, yaitu preemtif dan preventif. Langkah preventif berupa penjagaan di pos yang telah dibangun seperti di Pasar Rumput.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan sebelumnya, meski di beberapa lokasi tawuran seperti Johar Baru, Jakarta Pusat dan di Pasar Rumput, Jaksel sudah terbentuk pos pengamanan, namun ini belum efektif menghilangkan tawuran yang sudah membudaya. Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) saat itu berencana juga untuk berkoordinasi dengan kepolisian.
"Ya besok (29/7) saya akan omongkan dengan Polda. Kita kumpulkan semua perwira, omongkan posisinya seperti apa," ujar Ahok di Balai Kota beberapa waktu lalu.
(idh/mok)











































