Sabtu (25/7) lalu Andi menumpahkan kekesalannya terhadap lambatnya proses penjaringan calon kepala daerah Golkar di akun Facebook miliknya. Dia mencaci maki Ketum Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie, Sekjen Idrus Marham, Waketum Nurdin Halid, dan juga Ketum Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono dengan kata-kata kasar yang menyertakan penghuni kebun binatang.
Rupanya status Facebook-nya itu difoto oleh kader Golkar lain dan dikirim ke Nurdin Halid. Nurdin marah besar. Dia menuntut Andi minta maaf secara nasional. Jika tidak, calon kepala daerah yang didukung oleh Ketua DPD KNPI Kota Balikpapan itu tak akan diberi restu maju di pilkada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi berharap permintaan maafnya diterima dan calon yang didukungnya diberi restu bertarung di pilkada Balikpapan. Dimaafkan, Bang Nurdin Halid? (tor/van)











































