Ahok Akan Cari Solusi Penanganan Tawuran dengan Kapolda Metro

Ahok Akan Cari Solusi Penanganan Tawuran dengan Kapolda Metro

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Selasa, 28 Jul 2015 09:58 WIB
Ahok Akan Cari Solusi Penanganan Tawuran dengan Kapolda Metro
Foto: Ayunda
Jakarta - Meski di beberapa lokasi tawuran seperti Johar Baru, Jakarta Pusat dan di Pasar Rumput, Jaksel sudah terbentuk pos pengamanan, namun ini belum efektif menghilangkan tawuran yang sudah membudaya. Bagaimana pandangan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok)?

"Ya besok (29/7) saya akan omongkan dengan Polda. Kita kumpulkan semua perwira, omongkan posisinya seperti apa," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015).

"Makanya besok saya mau duduk sama jajaran Polda ya," tegasnya saat ditanya seperti apa bentuk solusinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian menyebut penyatuan kelompok-kelompok yang sering bertikai sangat diperlukan untuk untuk mengetahui akar permasalahan sesungguhnya yang menjadi pemicu konflik sosial ini untuk mencegah kasus terulang.

"Akar permasalahannya saya lihat belum maksimal. Saya kira yang perlu dilakukan adalah langkah pencegahan dengan mempersatukan antar-kelompok ini," ungkap Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/7).

Pemersatuan ini bisa dilakukan dengan kegiatan sosial bersama, olahraga bersama dan kegiatan lain yang bersifat positif. Untuk itu, Polda Metro Jaya akan membahas lebih lanjut guna menangani permasalahan sosial ini dengan Pemprov DKI Jakarta.

"Nanti kita bicarakan lagi dengan Gubernur (Ahok), Rabu nanti beliau ke sini. Saya undang Pak Gubernur untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan pemerintah daerah untuk membangun Jakarta, dan apa harapan beliau kontribusi dari kepolisian khususnya Polda Metro Jaya dan jajaran ini," terangnya.

Masalah tawuran memang menjadi salah satu atensi Polda Metro Jaya untuk ditekan. Tidak kurang penindakan dari aparat kepolisian terhadap pelaku tawuran, namun para pelaku seakan tidak pernah jera karena akar permasalahnnya tidak pernah diungkap secara tuntas.

(aws/faj)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini