"Sulit diprediksi (kandidat terkuatnya)," ujar Dahlan kepada detikcom, Seni (27/7/2015).
Menurutnya, apabila calon ketum PP Muhammadiyah telah mengerucut menjadi 39 calon tetap dan melalui 204 pemilih suara di sidang Tanwir, maka siapa kandidat terkuat dapat diprediksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut Dahlan, calon ketum PP Muhammadiyah tidak ada yang mencalonkan diri sendiri melainkan dicalonkan. "Jadi nanti waktu Muktamar tidak ada spanduk atau baliho yang bertuliskan pilihlah aku karena sejak awal mereka dicalonkan," terangnya.
Setelah terpilih 39 calon ketum, maka 39 nama tersebut akan dibawa ke Muktamar. Di Muktamar, 2600 pemilik suara akan memilih 13 dari 39 nama yang tersedia melalui sistem voting.
"Dengan menggunakan cara voting, voting memilih 13 nama dari 39 calon tetap. Cara voting boleh menulis nomer atau nama, namun apabila ada yang menulis nomor dan nama, maka yang dianggap sah yang menulis nama," jelas Dahlan. (tfn/bar)











































