Warga Mengaku Kecewa Harga Barang di JakBook & Edu Fair 2015 Mahal

Warga Mengaku Kecewa Harga Barang di JakBook & Edu Fair 2015 Mahal

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Senin, 27 Jul 2015 19:38 WIB
Warga Mengaku Kecewa Harga Barang di JakBook & Edu Fair 2015 Mahal
Foto: Ayunda W Safitri
Jakarta - Sejumlah pengunjung Jakarta Book & Education Fair 2015 yang diselenggarakan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta kecewa. Pasalnya, harga sebagian besar perlengkapan sekolah jauh lebih tinggi di atas harga pasaran.

Seperti yang diungkapkan Sulistijanah. Ibu dari Leonita siswi SMPN 40 Jakarta itu merasa tertipu dengan harga sepatu dan kerudung yang ada di pameran tersebut.

"Memang lebih mahal. Sepatu Rp 140 ribu, kerudung Rp 45 ribu satunya padahal di luaran cuma Rp 25 ribu. Sedangkan saya harus beli 3 warna, biru, putih dan cokelat untuk anak," keluh Sulistijanah saat berbincang dengan detikcom usai mengunjungi salah satu stand di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perempuan berjilbab itu mengaku telah menghabiskan Rp 215 ribu dari saldo yang terdapat di rekening Kartu Jakarta Pintar (KJP) milik Leonita. Dia pun beralasan, pengguna KJP hanya dapat membelanjakan perlengkapan sekolah di pameran tersebut.

"Semua beli di sini karena harus dibelanjain di sini kalau nggak hangus. Benar Pak Ahok, harusnya jangan tekan ke kita harusnya dibantu lebih murah, malah lebih mahal," urainya.

Hal senada juga dialami oleh Aslamiyah, warga Kampung Baru, Jakarta Barat. Jauh-jauh datang ke pameran buku itu hasil yang didapat tidaklah seberapa.

Dia membeli 7 pack berisi 5 buku tulis lengkap dengan sampul buku mencapai Rp 465 ribu. Dengan kata lain harga satu paket Rp 66 ribu.

"Ya sudah dibeli, tapi nyesal juga sih," keluh Aslamiyah sambil menenteng 3 bungkus plastik berwarna putih.

Di tempat yang sama secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) juga sempat mengungkapkan kekecewaannya. Dia pun menegaskan, warga bisa menggunakan KJP milik anaknya untuk membeli perlengkapan sekolah di toko mana saja.

Sehingga, tidak terpatok hanya di pameran tersebut. "Jadi cari saja toko buku dan sepatu di mana pun yang ada debit card-nya. Dinas Pendidikan dan bapak ibu tidak usah lagi datang ke sini, tidak perlu lagi selama harga masih kayak gini bapak ibu cari saja toko yang memiliki logo debit BCA (Prima) atau ATM Bersama," kata Ahok.

"Saya ingin orang-orang minimal punya nasib lebih baik. Sekali lagi beli saja di tempat lain," pungkasnya.

Sementara, dalam promosi JakBook & Edu Fair 2015 tertulis pemegang KJP hanya bisa berbelanja kebutuhan di pameran itu semata. "Tempat Belanjanya Bagi Pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Khusus Pemegang KJP dan Jakcard dapat Tambahan Diskon 10%," tulis promosinya. (aws/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads