KE digelandang ke Kantor BNN, Jl MT Haryono, Jakarta Timur untuk dipertontonkan ke publik, Senin (27/7/2015). Mengenakan topeng sebo dan berkaos hitam tulisan "No Drugs, Sex, Violence, Stealing, Vandalism", dia tertunduk.
"Dia membeli secara online, biji ganja seberat 0,46 gram," kata Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ganja selundupan ini dibelinya via online dari Inggris seharga 350 U$D. Ganja itu dibungkus dalam amplop cokelat dan dimasukkan ke buku "Streisand, The Intimate Biography" karya James Spada.
Foto penyanyi Barbra Streisand terpampang di buku bersampul dominan hitam keluara penerbit Inggris ini. Namun buku tersebut telah dilubangi tengahnya, dan di dilem isi dalamnya, sehingga bisa menjadi wadah biji ganja.
Buku yang diisi biji ganja |
Awalnya pada Senin (13/7) lalu, petugas Bea Cukai Pasar Baru curiga terhadap paket kiriman Royal Mail No RU 8973 34490 4GB dari PO BOX 393 Burford OX18 9DT dari Inggris. Usut punya usut setelah diperiksa menggunakan X Ray, paket tersebut berisi narkoba. BNN-pun dikoordinasikan.
Sigap, BNN mencokok KE yang mengambil barang itu di kantor pos pukul 14.00 WIB. Dia digelandang ke Cawang. Namun akhirnya dia diselamatkan BNN dengan dikirimkan ke Balai Besar Rehabilitasi Lido.
"Karena amanat Undang-undang, dimintakan assesment, ternyata yang bersangkutan secara fisik dan psikis kecanduan. Maka yang bersangkutan ditempatkan di rehabilitasi," kata Anang.
Anang menyatakan, KE nantinya baik terbukti bersalah ataupun tidak terbukti bersalah, tetap ditempatkan di rehabilitasi. Itu adalah amanat Undang-undang.
"Saya sudah tiga tahun mengkonsumsi ganja. Ya Sudah biasa. Ini pengiriman yang kedua kalinya," kata KE.
KE menyatakan di tempatnya di Negeri Paman Sam sana, mengkonsumsi barang semacam itu adalah legal. Dia memesan barang sejenis dari Indonesia setelah melakukan pencarian lewat internet.
KE tak menjualnya kembali melainkan dikonsumsi sendiri. Dia sudah melakukan pemesanan serupa sebanyak dua kali. Bagaimana pengiriman barang ini bisa sampai ke Indonesia?
"Siapa saja bisa kirim barang ke Indonesia. Karena kejelian aparat, ini bisa terungkap," kata Anang.
Dalam paket buku berisi biji ganja itu, petugas berhasil mengamankan empat kemasan. Satu kemasan bertuliskan Farm Red Diesel berisi tiga butir ganja 0,0334 gram, satu kemasan bertuliskan Farm LSD berisikan 10 butir biji dengan berat netto 0,1641 gram, satu buah kemasan bertuliskan Ace Seeds berisikan 10 butir biji ganja dengan berat netto 0, 2093 gram, dan satu kemasan bertuliskan Ace Seeds berisikan tiga butir ganja 0,0557 gram.
![]() |
Petugas juga menyita satu KTP, satu kartu kredit, satu unit ponsel Nokia berwarna merah jambu, dan satu bundel bukti bea penerima kiriman.
Kepala Bagian Humas Kombes Pol Slamet Pribadi menyatakan modus penyelundupan ganja lewat buku ini merupakan modus lama. Bahkan pernah pula narkoba diselundupkan dalam kitab suci.
"Modus seperti ini sudah banyak. Pernah ada pula yang menyelundupkan lewat Al Quran," kata Slamet. (dnu/slh)












































Buku yang diisi biji ganja