Kelima sekolah tersebut adalah SMKN 2 Jombang, SMAN 1 Jombang, SMPN 2 Jombang, SDN Jombatan 3 dan 4. Sekolah tersebut letaknya berdekatan dengan Alun-alun Jombang yang akan menjadi pusat pelaksanaan Muktamar ke 33 NU. Libur ditetapkan, sebab apabila siswa dipaksakan masuk sekolah, dikhawatirkan kegiatan belajar mengajar bakal terganggu.
"Sekolah yang berada di sekitar alun-alun menjadi tempat transit dan konsumsi peserta muktamar jadi harus steril. Apabila siswa dipaksakan masuk, maka kegiatan belajar mengajar menjadi tidak kondusif," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Muntholib kepada wartawan, Senin (27/7/2015).
Muntholib menjelaskan, terkait rencana meliburkan sekolah tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah masing-masing serta wali murid. Dia menegaskan, peliburan sekolah yang direncanakan selama 5 hari itu tidak akan menghambat proses belajar siswa di 5 sekolah tersebut.
"Kegiatan belajar-mengajar dalam setahun berlangsung dalam 204 hari sehingga masih ada waktu menganti libur dalam pelaksanaan muktamar kali ini. Peliburan sekolah ini juga turut menyukseskan muktamar yang merupakan even nasional," tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































