Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian berpendapat permasalahan sosial kerap muncul di slum area. Banyak faktor yang mengakibatkan tawuran kerap terjadi terutama di wilayah slum area.
"(Permasalahannya) kompleks ya, ini daerah slum area ini di kota-kota besar ini. Jakarta ini kan kota besar di mana di situ banyak konflik sosial yang banyak sekali muncul di daerah slum area," kata Irjen Tito di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingkat stres yang tinggi di slum area menimbulkan konflik sosial. Penataan slum area perlu dilakukan untuk meminimalisir konflik sosial.
"Nah ini kita harapkan daerah slum ini bisa direnovasi, diubah wajahnya oleh Pemda, dibangun pemukiman vertikal mungkin sehingga kehidupannya lebih tertib karena kehidupanya tingkat stresnya sangat tinggi di situ," paparnya.
Seperti kasus tawuran teranyar yang terjadi di Johar. Baru, Jakarta Pusat, pada Minggu 26 Juli malam, menjadi salah satu atensi Polda Metro Jaya. Menangani hal ini, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk penanganan lebih lanjut.
"Saya juga sudah bicarakan dengan Gubernur DKI untuk menyusun konsep penanggulangan penanganan tawuran ini karena ini bagian dari konflik masyarakat. Rabu nanti kita undang beliau ke Polda untuk membicarakan soal ini," tuturnya.
Soal kasus tawuran di Johar Baru ini, Kapolda menyebut ada korban luka tetapi tidak ada yang sampai meninggal dunia. (mei/aan)











































