"Forum Ahlul Halli Wal Aqdi begitu sakral karena harus memilih Rais Aam. Maka dari itu harus diisi oleh kiai-kiai terbaik dan terpandang dari seluruh wilayah," ujar Ketua GP Ansor Nusron Wahid saat dihubungi, Senin (27/7/2015).
Kedudukan Rais Aam berbeda dengan Ketum PBNU. Di kebanyakan organisasi mungkin Rais Aam disejajarkan dengan Ketua Dewan Pembina, padahal sebenarnya di NU posisi ini adalah yang paling utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rais Aam ini kan harus diisi oleh tokoh yang paling disegani serta berpengaruh di NU, maka itu kita hindarkan dari pemilihan langsung. Kita ingin Rais Aam betul-betul mumpuni dari aspek kealiman dan dalam tanda kutip sudah tenang dan tak punya ambisi," tutur Nusron.
Saat ini sudah ada 39 nama yang diusulkan menjadi Ahlul Halli Wal Aqdi. Nantinya 39 nama itu akan dikerucutkan menjadi 9 nama pada saat muktamar diselenggarakan.
"9 nama itu nantinya akan berunding untuk menentukan siapa yang akan menjadi Rais Aam," kata Nusron. (bag/van)










































