PPP Belum Islah, Menteri Tjahjo: Itu Urusannya Parpol

PPP Belum Islah, Menteri Tjahjo: Itu Urusannya Parpol

Hardani Triyoga - detikNews
Senin, 27 Jul 2015 15:11 WIB
PPP Belum Islah, Menteri Tjahjo: Itu Urusannya Parpol
Foto: Danu Damarjati
Jakarta - Dua kepengurusan di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hingga sekarang masih konflik dan belum memperlihatkan upaya islah menjelang waktu pendaftaran Pilkada. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pun mengatakan menyerahkan hal tersebut kepada internal partai.

"Soal parpol yang belum islah, masih ada satu parpol. Itu urusannya parpol. Saya enggak mau komentar jauh," kata Tjahjo  di Akasya Espress, Kemang, Jakarta, Senin (27/7/2015).

Dia mengatakan Pilkada serentak tahun ini siap dilaksanakan. Menurutnya, sudah ada komitmen dari Badan Pengawas Pemilu, Polri, Mahkamah Kontitusi (MK), KPU dan stakeholder terkait untuk menyukseskan Pilkada serentak tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Komitmen Bawaslu, Kapolri, KPU, MK, pemerintah daerah setempat siap melaksanakan Pilkada serentak. Sejauh ini persiapan sudah berjalan dengan baik," ujar Tjahjo sebelumnya.

Seperti diberitakan, konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum menemukan solusi. Hingga Minggu (26/7), kemarin, belum ada tanda dari dua kepengurusan yang bertikai sepakat mencalonkan nama calon kepala daerah yang sama dari satu daerah.

Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Surabaya Romahurmuziy mengatakan pihaknya sudah melakukan pendaftaran calon kepala daerah tanpa melibatkan PPP kubu Muktamar Jakarta yang dipimpin Djan Faridz.

"Tidak, tidak bersama kubu PPP yang lain. Kami tetap berpegangan pada putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) yang memenangkan kepengurusan hasil Muktamar Surabaya," ujar Romi di sela acara halalbihalal di  Ciganjur, Jakarta Selatan, Minggu (26/7), kemarin.

Adapun, dalam PKPU Nomor 12 Tahun 2015 tentang pencalonan, parpol yang masih konflik bisa ikut Pilkada dengan kesepakatan mengajukan nama calon kepala daerah yang sama. (hty/slh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads