"Rezeki dari Tuhan, antara pengendara Go-Jek dan tukang ojek pangkalan tak perlu terlibat keributan," kata Kapolsek Pancoran Kompol Minto Padal Putro kepada detikcom, Senin (27/7/2015). Β
Sebelumnya, intimidasi ini terjadi pada seorang pengemudi Go-Jek wanita bernama Istiqomah yang sedang melayani penumpang pada Jumat (24/7) lalu. Istiqomah kemudian dikeplak kepala bagian belakangnya oleh pengendara ojek pangkalan yang biasa beroperasi di lokasi itu.
Β
"Mungkin tukang ojek pangkalan itu merasa rezekinya diambil Go-Jek sehingga terjadi hal itu,"Β katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasusnya diselesaikan dengan musyawarah, pengendara ojek pangkalan ini kemudian diminta membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatannya," katanya.
Selain intimidasi yang terjadi Jumat (24/7) lalu. Di beberapa lokasi juga tersebar larangan pengendara Go-Jek untuk mengambil penumpang di lokasi tertentu. Larangan ini biasanya terpasang di pinggir jalan dan berbentuk spanduk yang berukuran cukup besar. (nal/try)











































