Berdasarkan informasi warga setempat, Ade Kurniawan, tawuran terjadi antara warga Kampung Rawa dengan Kampung Tanah Tinggi, Johar Baru, pada Minggu (26/7/4) petang. Tawuran kali ini juga melibatkan warga dari kampung-kampung tetangga.
"Kejadiannya selepas magrib. Ada banyak sekali, dari mana aja turun, bukan dari Tanah Tinggi dan Kampung Rawa aja. Kan pada nongkrong itu anak-anak muda, nah temennya dari kampung lain juga pada ikutan," ujar Ade dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (26/7) pukul 19.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadian di Kampung Rawa, fokusnya bukan cuma gang T doang, nyebar soalnya temen-temen pemuda dari kampung lain pada ikut-ikutan. Jadi persis deket masjid," kata Ade.
"Awal peristiwanya seperti kemarin-kemarin aja. Semenjak lebaran itu yang pada tawuran karena soal perempuan. Masih kasus yang sama, itu-itu aja," sambungnya.
Meski tawuran saat ini sudah mulai mereda, namun menurut Ade masih ada yang melakukan pelemparan botol. "Udah sedikit reda tapi orang-orang dari seberang Jembatan Besi masih ngelemparin botol ke Kampung Rawa. Kan perbatasannya pas masjid. Jembatan Besi ke sana itu Tanah Tinggi. Polisi udah jaga," tutur Ade.
Sementara itu Kapolsek Johar Baru Kompol Wiyono menyatakan jajarannya telah mengamankan situasi. Saat ini di lokasi sudah kondusif.
"Masih sama kayak kemarin (penyebab tawuran). Tapi sudah selesai, sudah kondusif," jelas Wiyono saat dihubungi terpisah. (elz/nrl)










































