"Ada pihak ketiga dengan tujuan mereka tidak mau agama di Indonesia rukun dan damai. Kemungkinan ada motif kekuasaan politik penguasa," ujar Din saat acara Halalbihalal Indonesian Association for Religions and Cultures (IARC) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (36/7/2015).
Namun di balik adanya dugaan oknum perusak dalam kasus tersebut, Din ikut memberikan apresiasi kepada Polri. Polisi dianggap telah bergerak cepat untuk mengungkap siapa pelaku dan oknum yang terlibat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya memberikan apresiasi, Din juga kembali mengingatkan agar penegak hukum untuk segera menyelidiki siapa aktor intelektual di balik kasus tersebut.
"Kami mendorong dan mendesak Polri agar bersungguh-sungguh menegaskan hukum tanpa pandang bulu," tutupnya. (rni/imk)










































