Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Sabtu (25/7/2015). Dia menjelaskan korban merupakan warga desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan Kampar.
"Korban sudah dikebumikan pihak keluarganya. Namun sebelumnya korban sempat divisum," kata Guntur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lahan yang dibersihkan merupakan gambut. Korban juga diduga melakukan pembersihan dengan cara membakar lahannya.
Setelah lahan terbakar, asap pun mengepungnya. Diduga korban kehabisan oksigen karena dikepung asap. Karena kehabisan oksigen barulah korban pingsan. Tentu saja ini hanya perkiraan, karena tak ada yang menyaksikan langsung peristiwa ini.
"Ada perkiraan, lahan yang dibakar korban akhirnya merebet dan membakar korban yang sudah pingsan di areal kebunnya sendiri," kata Guntur.
Korban pertama kali ditemukan oleh dua anak kandungnya sendiri. Ini karena anaknya curiga dari pagi hingga siang korban belum juga pulang ke rumah dari kebunnya.
"Sore harinya kedua anaknya melihat ke kebun, di sanalah baru diketahui jika orang tua kandung tewas terpanggang," tutup Guntur.
(cha/dnu)











































