"Kalau kami untuk Kebun Raya Bogor bisa ambil air di Katulampa untuk menyirami koleksi. Tapi kalau warga sepertinya tidak bisa," kata Pengawas Kebun Koleksi Kebun Raya Bogor Sumarno di kantornya, Jl Ir H Djuanda, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2015).
Katulampa dan anak Kali Ciliwung memang menjadi sumber air bagi Kebun Raya saat kemarau tiba. Tetapi bantuan air itu tidak untuk warga sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumarno menyatakan, di Pintu Air Katulampa ada petugas dari Kebun Raya Bogor yang memang bertugas mengalirkan air. Petugas itu sudah memiliki izin khusus karena tak sembarang orang bisa mengambil air dari situ.
Menurut Sumarno yang warga Cibeureum ini, biasanya warga memiliki cara untuk mencari air bersih. Sehingga tidak ada yang sampai mengambil di Katulampa.
"Kalau warga sekitar Kebun Raya Bogor sini kebanyakan sudah langganan air PAM. Kalau di kampung saya, biasanya punya sumur sendiri dan relatif masih ada air walau pun tak sebanyak musim hujan," kata Sumarno.
(bpn/nwy)










































