Humas PT KAI Daop IV Semarang, Suprapyo mengatakan, tepat setelah menerima laporan kejadian pada hari Kamis (23/7) siang lalu, Kepala stasiun Alastuwo dan anak buahnya langsung melakukan penyisiran hingga ke stasiun Brumbung dibantu anggota Brimob.
"Kepala stasiun juga turun menyisir, tapi sudah tidak ada orang," kata Suprapto kepada detikcom, Sabtu (25/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan pelaku langsung kabur setelah melakukan aksinya," tandas Suprapto.
Diketahui peristiwa pelemparan terjadi dan menyebabkan kaca di gerbong delapan seat 7A-7B retak, padahal saat itu Jonan duduk di seat 8C. Penumpang yang ada di gerbong tersebut kaget namun segera ditenangkan oleh Jonan dan Dirut PT KAI, Edi Sukmoro.
"Pelemparan itu kalau ada biasanya malam atau pagi, tapi kemarin siang. Dan pelakunya itu kadang justru bukan warga asli, tapi anak-anak yang sedang liburan," ujar Suprapto. (alg/gah)










































