Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Jumat (24/7) pukul 21.30 WIB. Saat itu saksi, anak bungsu korban, Mutiara (18) mendengar teriakan ibunya dari dalam kamar.
Mutiara berupaya membuka pintu kamar namun terkunci. Tak lama dia meminta bantuan temannya yang menginap di rumahnya, Mimi, untuk memanggil warga meminta bantuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah didobrak, di dalam kamar terlihat Lukman tengah menindih korban istrinya, dan penuh darah. Korban meninggal dunia dengan luka tusukan di bagian perut. Serta luka bekas sabetan benda tajam di bagian wajah.
"Diduga suami membunuh istrinya karena tersinggung dengan perkataan kalau dia tidak punya pekerjaan dan penghasilan tetap," jelas Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto, Sabtu (25/7/2015).
Di kamar itu, Lukman juga terluka di pergelangan kiri dengan luka sayatan. Diduga setelah membunuh istrinya, dia hendak bunuh diri.
Tetangga dan pihak kepolisian segera membawa korban ke rumah sakit. Pihak kepolisian juga melakukan olah TKP dan menyita pisau sebagai barang bukti. Sementara. Pelaku kini dirawat di RS Abdul Aziz sekaligus menjalani visum.
"Saksi-saksi juga sudah diamankan," imbuh Arief. (ndr/jor)











































