Tersinggung Dibilang Penggangguran, Suami Bunuh Istrinya yang Guru SD

Tersinggung Dibilang Penggangguran, Suami Bunuh Istrinya yang Guru SD

Indra Subagja - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2015 09:59 WIB
Tersinggung Dibilang Penggangguran, Suami Bunuh Istrinya yang Guru SD
Foto: Indra Subagja
Singkawang - Entah setan apa yang merasuki Lukman (53). Dia tega membunuh istrinya, Siti Chotijah (46) seorang PNS yang berprofesi sebagai guru SD di Singkawang, Kalimantan Barat.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Jumat (24/7) pukul 21.30 WIB. Saat itu saksi, anak bungsu korban, Mutiara (18) mendengar teriakan ibunya dari dalam kamar.

Mutiara berupaya membuka pintu kamar namun terkunci. Tak lama dia meminta bantuan temannya yang menginap di rumahnya, Mimi, untuk memanggil warga meminta bantuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mutiara juga menelepon kakak iparnya Henu untuk datang ke rumah. Tak lama, Henu dan Ketua RT datang, lalu mendobrak pintu kamar.

Setelah didobrak, di dalam kamar terlihat Lukman tengah menindih korban istrinya, dan penuh darah. Korban meninggal dunia dengan luka tusukan di bagian perut. Serta luka bekas sabetan benda tajam di bagian wajah.

"Diduga suami membunuh istrinya karena tersinggung dengan perkataan kalau dia tidak punya pekerjaan dan penghasilan tetap," jelas Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto, Sabtu (25/7/2015).

Di kamar itu, Lukman juga terluka di pergelangan kiri dengan luka sayatan. Diduga setelah membunuh istrinya, dia hendak bunuh diri.

Tetangga dan pihak kepolisian segera membawa korban ke rumah sakit. Pihak kepolisian juga melakukan olah TKP dan menyita pisau sebagai barang bukti. Sementara. Pelaku kini dirawat di RS Abdul Aziz sekaligus menjalani visum.

"Saksi-saksi juga sudah diamankan," imbuh Arief. (ndr/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads