55 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Banyak Diminati Calon Mahasiswa

55 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Banyak Diminati Calon Mahasiswa

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Jumat, 24 Jul 2015 19:04 WIB
55 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Banyak Diminati Calon Mahasiswa
Ilustrasi ujian (Foto: Lamhot Aritonang/ detikcom)
Jakarta - Dalam upaya menjangkau akses pendidikan bagi seluruh masyarakat di Indonesia Direktorat Pendidikan Tinggi Agama Islam Kementerian Agam RI menyelenggarakan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) bagi seluruh peserta didik dari jenjang SMA,MA,SMK, Pesantren maupun siswa jalur Paket C.

"Tahun ini kita menyelenggarakan UM-PTKIN pada 23-24 Juni 2015, Peminatnya banyak bahkan menjadi pilihan pertama di ujian masuk perguruan tinggi," kata Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Agama RI Jl Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Jumat (23/7/2015).

Kamaruddin menambahkan, banyaknya peminat calon mahasiswa yang memilih Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dikarenakan Program Studi di Universitas Islam Negeri memiliki kekhasan yang beda dengan Universitas umum lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Paling banyak calon mahasiswa minat dengan perbankan syariah, ini lebih karena tren perkembangan bank syariah, juga terkait dengan lapangan kerjanya," menambahkan.

Hingga saat ini ada 55 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang telah dibuka dan tersebar dari barat Aceh hingga timur Jayapura. Dengan berbagai program Studi, di antaranya yang paling diminati calon mahasiswa yaitu Perbankan Syariah, Manajemen, dan Kesehatan Masyarakat.

"Ini bisa menjadi pesan penting ke publik, kalau PTKIN sedang tumbuh berkembang, dan peminatnya tidak kalah bersaing dengan prodi-prodi dari perguruan negeri umum," ujar Rektor Universitas Islam Negeri Malang Prof Mudjia Rahardjo selaku Ketua Pelaksana UM-PTKIN.

Menurutnya tahun ini sudah mulai banyak program studi yang ditawarkan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Peminat calon mahasiswanya pun berasal dari seleksi penerimaan umum.

"Beberapa pesertanya berasal dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan menempatkan perguruan tinggi Islam sebagai pilihan pertama," pungkasnya. (gah/gah)



Berita Terkait