"Tak ada keterlibatan pihak mana pun. Saya jamin kepada Tuhan bahwa tak ada pihak apa pun baik asing yang terlibat. Ini tak ada apa pun. Saya setuju dengan pernyataan Pak Kepala BIN Sutiyoso bahwa jangan langsung menganggap ada keterlibatan asing," kata Lipiyus di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015).
Lipiyus kemudian menyebut bahwa peristiwa yang berujung pembakaran tersebut akibat kesalahan komunikasi. Sejak awal surat edaran dari GIDI, kata Lipiyus, sudah dicabut sebelum hari raya Idul Fitri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Papua, Lipiyus mengakui bahwa keduanya jemaat GIDI. Sebagai pemimpin organisasi yang menaungi GIDI, Lipiyus menanti proses hukum.
"Kalau dari kami meminta supaya tak ada penahanan. Masalah ini sudah damai di dua pihak dan korban sudah menerima dengan ikhlas," kata dia.
Lipiyus menyatakan bahwa kedua belah pimpinan agama sudah sepakat untuk saling menghormati acara keagamaan masing-masing. Namun ada kesalahan komunikasi yang membuat ada oknum yang kemudian berujung pembakaran kios. (bag/hri)











































