Pantauan detikcom pukul 16.35 WIB bebatuan di dasar kali menghiasi hamparan. Kali yang memiliki lebar 30 meter itu hanya dialiri air yang kecil. Sore itu warga pun terlihat berbondong-bondong membawa handuk dan peralatan mandi. Pasalnya sumur di tempat tinggal mereka sudah tidak keluar air.
"Sudah hampir dua bulan air enggak ngalir di rumah, soalnya sudah masuk musim kemarau," ujar Jamaludin warga Kampung Cigogoh, Desa Sirnajati Kabupaten Bekasi, Jumat (24/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau yang di sini buat nyuci baju sama piring, kalau buat makan airnya bau," tuturnya. Ia mengatakan tiap harinya warga bisa sepuluh kali bolak-balik mengambil air ke kali.
"Ya lumayan juga setiap hari bisa 10 sampai 20 kali bolak balik untuk ngambil satu jeriken air," tandasnya. (hri/hri)











































