Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin membeberkan kriteria yang harus dimiliki oleh para calon ketua umum baru. Yang utama menurut Din, calon ketua tersebut haruslah merupakan sosok yang memahami ilmu-ilmu agama Islam secara luas dan mendalam.
"(Calon ketua umum) harus berpadu dengan kecendekiaan. Kalau menurut istilah KH Ahmad Dahlan adalah ulama intelek," kata Din dalam acara Silaturahim PP Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakpus, Jumat (24/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harus tahu isu nasional dan kondisi ekonomi nasional. Karena itu yang dibutuhkan umat," kata Din.
Selain itu, calon Ketua Umum harus memiliki kemampuan manajerial yang baik, sehingga dapat membawa organisasi sesuai koridornya. Mereka juga diminta untuk memiliki pengetahuan yang luas.
"Karena Muhammadiyah tidak hidup sendiri," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua MUI ini.
Din sendiri sudah tak dapat maju lagi menjadi ketua umum. Sebab sesuai peraturan organisasi, seseorang tidak diperkenankan menjadi ketua umum setelah mengembannya selama 2 periode berturut-turut.
Namun ia masih akan mengabdikan dirinya dalam Organisasi Muhammadiyah. Din berencana mencalonkan diri sebagai Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu yang berlokasi tak jauh dari tempat tinggalnya.
Muktamar ke-47 ini akan diselenggarakan di Makassar dan diikuti oleh ribuan kader dari berbagai daerah di Indonesia dan ratusan ribu simpatisan. Diharapkan muktamar berjalan lancar dan kondusif. (khf/hri)











































