Din Berharap Ketum Muhammadiyah yang Baru Ulama Intelek

Din Berharap Ketum Muhammadiyah yang Baru Ulama Intelek

Nur Khafifah - detikNews
Jumat, 24 Jul 2015 16:36 WIB
Din Berharap Ketum Muhammadiyah yang Baru Ulama Intelek
Foto: Nur Khafifah
Jakarta - Muhammadiyah akan segera memilih ketua umum baru dalam Muktamar yang akan digelar pada tanggal 3-7 Agustus mendatang. Para pengurus baru tersebut diharapkan dapat membawa Muhammadiyah ke arah yang lebih maju.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin membeberkan kriteria yang harus dimiliki oleh para calon ketua umum baru. Yang utama menurut Din, calon ketua tersebut haruslah merupakan sosok yang memahami ilmu-ilmu agama Islam secara luas dan mendalam.

"(Calon ketua umum) harus berpadu dengan kecendekiaan. Kalau menurut istilah KH Ahmad Dahlan adalah ulama intelek," kata Din dalam acara Silaturahim PP Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakpus, Jumat (24/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka harus mampu membaca dan menerjemahkan ayat-ayat qouliyah serta ayat-ayat qouniyah al-Quran. Sehingga dapat memberikan tafsir yang jelas bagi umat Muhammadiyah.

"Harus tahu isu nasional dan kondisi ekonomi nasional. Karena itu yang dibutuhkan umat," kata Din.

Selain itu, calon Ketua Umum harus memiliki kemampuan manajerial yang baik, sehingga dapat membawa organisasi sesuai koridornya. Mereka juga diminta untuk memiliki pengetahuan yang luas.

"Karena Muhammadiyah tidak hidup sendiri," kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua MUI ini.

Din sendiri sudah tak dapat maju lagi menjadi ketua umum. Sebab sesuai peraturan organisasi, seseorang tidak diperkenankan menjadi ketua umum setelah mengembannya selama 2 periode berturut-turut.

Namun ia masih akan mengabdikan dirinya dalam Organisasi Muhammadiyah. Din berencana mencalonkan diri sebagai Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu yang berlokasi tak jauh dari tempat tinggalnya.

Muktamar ke-47 ini akan diselenggarakan di Makassar dan diikuti oleh ribuan kader dari berbagai daerah di Indonesia dan ratusan ribu simpatisan. Diharapkan muktamar berjalan lancar dan kondusif. (khf/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads