Fenomena angin berputar yang disebut waterspout ini paling sering terjadi di Florida, Amerika Serikat. Di kawasan Florida Keys bisa terjadi 400 hingga 500 waterspout dalam setahun. Saking seringnya terjadi, fenomena ini kerap tak dilaporkan kecuali jika menimbulkan kerusakan.
Sedangkan untuk Danau Dibawah, Solok, fenomena ini merupakan yang pertama kalinya terjadi. Kejadian ini membuat dua rumah di dekat danau itu rusak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Waterspout di Sungai Mekong
Waterspout terjadi di sungai Mekong pada 6 September 2006. Fenomena ini muncul sebelum adanya badai di ibukota Kamboja, Phnom Penh. Tidak ada kerusakan serius akibat peristiwa ini.
Waterspout terlihat meliuk-liuk di angkasa sebelum menyentuh permukaan sungai. Pada bagian atas waterspout ini muncul dari awan hitam yang ada di atasnya.
AFP PHOTO/James M. HESTON |
2. Waterspout di Florida
Waterspout juga pernah muncul di Danau Okeechobee pada 9 Juli 2007 lalu. Bentuk Waterspout ini mirip dengan fenomena yang terbentuk di Danau Dibawah, Solok.
Angin berputar ini muncul dari awan hitam yang ada di atasnya. Bentuk waterspout ini memanjang sebelum akhirnya menyentuh permukaan Danau Okeechobee. Fenomena ini mejadi tontonan warga yang kebetulan berada di lokasi tersebut.
Joe Raedle/Getty Images/AFP |
3. Waterspout di Laut Mediterania
Waterspout terjadi pada 19 Januari 2015 lalu di laut Mediterania. Fenomena ini terlihat dari pantai kota Nice. Terlihat pusaran angin ini timbul dari awan gelap yang berada di atasnya. Angin berputar ini terbentuk di tengah lautan yang permukaannya sangat tenang.
AFP PHOTO / VALERY HACHE |
Halaman 2 dari 3











































AFP PHOTO/James M. HESTON
Joe Raedle/Getty Images/AFP
AFP PHOTO / VALERY HACHE