Sesuai ketentuan organisasi, Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin tak dapat mengajukan dirinya kembali karena sudah 2 kali berturut-turut mengemban amanah sebagai ketum. Namun ia juga berkomitmen untuk tidak mencalonkan sebagai ketua bidang atau wakil ketua.
"Saya sudah beristikhoroh, tidak memberikan formulir (pendaftaran calon ketua umum) dengan alasan untuk berbagi kesempatan kepada tokoh-tokoh Muhammadiyah lain," kata Din dalam acara silaturahim PP Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakpus, Jumat (24/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan jadi pimpinan ranting di dekat tempat saya tinggal di Pondok Labu. Karena kebetulan di sana sekarang (ketua) kosong," katanya.
Saat ini, lanjut Din, sudah ada calon-calon ketua umum yang muncul. Mereka dinilainya sebagai kader-kader Muhammadiyah yang berkualitas.
"Muhammadiyah tidak mengalami krisis kader. Mereka telah mengikuti proses seleksi yang panjang, bertingkat-tingkat dan tidak mudah," katanya.
Ia berharap, di tangan pimpinan yang baru, Muhammadiyah akan semakin maju. Din yakin, siapapun yang terpilih, akan membawa Muhammadiyah ke arah yang lebih baik. (khf/hri)










































