Polisi Selidiki Ancaman SMS dan Dugaan Penjualan Organ dalam Kasus Sintya

Polisi Selidiki Ancaman SMS dan Dugaan Penjualan Organ dalam Kasus Sintya

Rini Friastuti - detikNews
Jumat, 24 Jul 2015 15:01 WIB
Polisi Selidiki Ancaman SMS dan Dugaan Penjualan Organ dalam Kasus Sintya
Foto: Aditya Fajar/detikcom
Jakarta - Pesan singkat bernada ancaman dan meminta sejumlah uang diterima orangtua Sintya Hermawan (6), bocah yang menjadi korban penculikan di PGC, Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini polisi sedang menyelidiki siapa dalang pengirim pesan tersebut.

"(Ancaman SMS) sedang dalam penyelidikan. Tim sudah bergerak untuk menemukan lokasi dan mencari siapa yang mengirim SMS tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/7/2015).

Tak hanya itu, dari fakta yang menunjukkan bahwa pelaku lebih dari satu orang dan berkelompok, timbul dugaan adanya keterlibatan Sindikat penjualan organ dalam penculikan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita (juga) menyelidiki hal itu. Kita menerima semua keterangan, alat bukti dan petunjuk kita kumpulkan. Tim juga sedang mensingkronkan, mudah-mudahan dapat terungkap dalam waktu dekat," jelas Iqbal. (rii/elz)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini