Menunggu Hasil Labfor Polisi, 3.300 Pekerja PT Mandom Masih Dirumahkan

Menunggu Hasil Labfor Polisi, 3.300 Pekerja PT Mandom Masih Dirumahkan

Yudhistira_detik - detikNews
Jumat, 24 Jul 2015 13:52 WIB
Menunggu Hasil Labfor Polisi, 3.300 Pekerja PT Mandom Masih Dirumahkan
Jumpa pers di RSCM (Foto: Yudhistira Amran Saleh/ detikcom)
Jakarta - Hingga saat ini sudah 17 orang pekerja yang tewas akibat ledakan dan kebakaran di pabrik PT Mandom Indonesia Tbk. Namun sampai sekarang polisi belum mengungkap faktor penyebab ledakan dan kebakaran tersebut.

Kebakaran yang terjadi pada 10 Juli 2015 ini mengakibatkan 58 orang menjadi korban dan 17 diantaranya meninggal dunia. Menurut Direktur HRD Sanyata Adisaputra di Gedung Kencana, RSCM, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015), sampai saat ini, perusahaannya masih menunggu hasil labfor dari kepolisian.

"Belum tahu (penyebab ledakan dan kebakaran). Kan masih menunggu hasil labfor dari pihak kepolisian. Apa penyebabnya pun kami tak tahu," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai detik ini pun perusahaan kami belum berjalan aktivitasnya," lanjutnya.

Sanyata juga mengatakan bahwa perusahaannya belum menghitung kerugian akibat musibah tersebut. Ia menambahkan bahwa PT Mandom Indonesia Tbk saat ini mempunyai 3300 pekerja.

"Kita belum sampai ke arah situ (menghitung kerugian). Yang kita fokuskan sekarang ini agar pekerja kami yang masih dirawat sembuh dulu," tegasnya.

"Kami punya 3.300 pekerja. Dan mereka semua belum bisa bekerja hingga saat ini karena kejadian tersebut," jelasnya.

PT Mandom merupakan produsen produk perawatan rambut, minyak wangi dan kosmetik. Merek yang dimilikinya antara lain Gatsby, Pixy, dan Pucelle. Perusahaan ternama ini memiliki dua pabrik di Indonesia yaitu di Sunter dan Cibitung. Pabrik Cibitung bertugas memproduksi wadah plastik (plastic package) yang kemudian dikirim ke Sunter untuk proses pengisian produk (filling). (yds/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads