Ahok mengunjungi Markas Kostrad di Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015), ditemani Kepala BPKAD Heru Budi Hartono. Kedatangan Ahok disambut Kepala Staf Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Mulyono yang masih menjabat Panglima Kostrad (Pangkostrad).
"Kita kasih uang, pengadaannya itu oleh Kostrad. Uangnya dari APBD, sekitar Rp 30 miliar," kata Ahok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Letjen Mulyono menjelaskan, hibah tersebut dipakai untuk membeli beberapa kendaraan roda empat dan roda dua. Sedikitnya ada 4 buah truk dan 5 bus yang dibeli dengan dana tersebut.
"Kebanyakan motor, untuk gerak cepat. Cadangan untuk Jakarta. Kostrad kan pasukan cadangan," jelas Mulyono.
Kepala BPKAD Heru Budi Hartono menambahkan, dana hibah tidak hanya diberikan kepada Kostrad. Pemprov DKI juga akan berkoordinasi dengan Pangdam dan Kapolda.
"Saran pertimbangan Kodam, Polda, dan BIN. Makanya, penting bagi Gubernur untuk mengetahui kelengkapan angkatan di wilayah. Berapa kebutuhan armada, fasilitas, dan lain-lain," tutur Heru.
"Barang yang dihibahkan saat ini disiapkan untuk Pemilukada serentak di 2017. Apalagi, nanti 2018 ada Asian Games. Makanya harus disiapkan sekarang. Pas nanti sudah waktunya, semua perlengkapan sudah siap," tambahnya. (rna/hri)











































