Analisis Menhub Jonan soal Turun Drastisnya Angka Kecelakaan Mudik

Analisis Menhub Jonan soal Turun Drastisnya Angka Kecelakaan Mudik

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 24 Jul 2015 10:56 WIB
Analisis Menhub Jonan soal Turun Drastisnya Angka Kecelakaan Mudik
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Surabaya - Angka kecelakaan selama masa mudik dan balik Lebaran tahun 2015 ini banyak mengalami penurunan termasuk jumlah korban meninggal. Kesadaran berlalu lintas pengguna jalan yang semakin baik dan juga fasilitas mudik gratis yang banyak digelar menjadi faktor yang sangat berpengaruh.

Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, saat berbincang dengan detikcom di KA Argo Anggrek. Dari data yang dilaporkan kepadanya, tahun ini terhitung dari H-7 hingga H+4 ada 2568 kecelakaan, jumlah tersebut lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu 3.361 peristiwa.

"Jumlah kecelakaan dari H-7 sampai H+4 berkurang sampai lebih dari 600 kecelakaan dibanding tahun kemarin," kata Jonan.

Kecelakaan banyak terjadi pada alat tranportasi darat yang tahun ini jumlahnya berkurang. Menurut Jonan, faktor utama berkurangnya jumlah kecelakaan karena disiplin masyarakat pengguna jalan yang semakin baik.

"Sebabnya disiplin masyarakat pengguna jalan meningkat. Kualitas jalan raya dan rambunya juga lebih baik," terang Jonan.

Sementara itu program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah dan pihak swasta juga cukup berpengaruh karena pemotor yang tadinya memadati jalur mudik beralih lewat laut maupuk kereta api.

"Upaya pemerintah itu cuma kecil, mudik gratis pergi pulang, motornya 20 ribu," jelas mantan Dirut KAI itu.

Meski demikian, Jonan melihat masih ada pihak swasta yang menyediakan mudik gratis namun hanya keberangkatan saja, tidak dengan arus baliknya. Jonan menyarankan agar mudik gratis swasta bisa pulang pergi, jika anggaran kurang, maka dikurangi jumlahnya sehingga arus balik tidak terlalu padat.

"Kebanyakan one way, sebaiknya dua arah. Jadi kami dan petugas lapangan bisa memperkirakan. Itu juga banyak mengurangi (angka kecelakaan)," katanya.

Dari data rekapitulasi Kemenhub, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan sejak H-7 sampai H+4 mencapai 542 jiwa. Lebih rendah dibanding tahun lalu yaitu 585 jiwa. Sedangkan luka berat ada 907 orang, jauh berkurang dari tahun lalu sebanyak 1.705 orang. (alg/try)


Berita Terkait