Dipanggil KPK Lagi, Gubernur Gatot Pilih Datang atau Ikut Kata Razman?

Dipanggil KPK Lagi, Gubernur Gatot Pilih Datang atau Ikut Kata Razman?

Ferdinan - detikNews
Jumat, 24 Jul 2015 06:43 WIB
Dipanggil KPK Lagi, Gubernur Gatot Pilih Datang atau Ikut Kata Razman?
Gatot Pujo Nugroho usai diperiksa Rabu (22/7) Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho terkait kasus suap hakim PTUN Medan. Namun belum ada konfirmasi kehadiran dari Gatot, meski pengacaranya Razman Arief Nasution terang-terangan melarang kliennya datang ke KPK.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha pada Kamis (23/7) menyebutkan pemeriksaan lanjutan Gatot Pujo dilakukan hari ini sebab pemeriksaan 11 jam pada Rabu (22/7) belum selesai.

Priharsa menjelaskan, penyidik memang tak melayangkan surat panggilan lagi untuk Gatot. Sebelum selesai pemeriksaan kemarin malam, penyidik sudah menyampaikan ke Gatot bahwa pemeriksaan belum selesai dan akan dilanjutkan hari Jumat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk Pak Gatot kan pemeriksaan lanjutan, jadi disampaikan langsung setelah pemeriksaan kemarin," jelas Arsa di kantor KPK.

Tapi pengacara Gatot memprotes cara pemanggilan kliennya tanpa melayangkan surat panggilan. "Besok (hari ini) tidak akan hadir, karena belum ada pemanggilan secara tertulis," tegas Razman.

Bahkan Razman usai mendampingi kliennya bernama Mustafa yang juga anak buah Gatot Pujo, blak-blakan melarang kliennya hadir memenuhi panggilan penyidik KPK.

"Nggak akan datangย  dan saya tidak akan mengizinkan klien saya datang dengan tidak dipanggil secara resmi. Kita pakai prosedurlah," kata Razman di gedung KPK, Kamis (23/7) malam.

KPK memang masih memburu 'bandar' uang suap terhadap hakim PTUN Medan. Dalam perjalanan penyidikan, terungkap bahwa Evy Susanti pernah memberikan uang kepada OC Kaligis terkait penanganan gugatan di PTUN Medan. Namun, Evy mengaku bahwa uang yang diberikan untuk Kaligis merupakan lawyer fee. (fdn/fdn)


Berita Terkait