CT dalam sambutannya memaparkan bisnis yang dikembangkannya. Menurut dia, perusahaan, apalagi yang bersifat global, harus mengendepankan aspek lingkungan. Makat itu, CT berkomitmen untuk menjaga lingkungan secara berkesinambungan
"Bisnis tidak hanya mencari keuntungan," kata CT yang diundang secara khusus oleh Dewan GGGI dalam perhelatan yang digelar di Trans Resort Bali di Badung, Kamis (23/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan SBY sebagai Presiden Majelis dan Ketua GGGI berharap pertemuan bisa menghasilkan beragam rumusan. Para delegasi diminta berperan aktif dalam mengembangkan dunia usaha agar bersinergi dengan lingkungan.
Sementara itu mantan Dubes RI untuk AS yang juga delegasi Indonesia Dino Patti Djalal mengatakan rumusan GGGI menjadi batu pijakan program secara regional maupun global.
"Fokusnya adalah bagaimana ekonomi dapat tumbuh dan lingkungan terjaga," jelasnya.
GGGI berpusat di Seoul, Korea Selatan. Organisasi ini memiliki 20 negara anggota dan kantor di 5 benua. SBY terpilih sebagai Ketua Dewan sekaligus Presiden Majelis GGGI pada 18 November 2014.
Pertemuan GGGI digelar sejak Rabu (22/7) hingga Jumat (24/7). Para delegasi membahas berbagai hal menyangkut pertumbuhan ekonomi dan persoalan lingkungan.
(try/fdn)











































