"Kejadiannya jam 10 pagi Rabu (22/7) keluarganya dari arah Tuban mau ke Jakarta. Istirahat di KM 5 Manyaran Tol Semarang. Si anak turun nggak bilang sama keluarganya. Keluarganya nggak ngeh dan langsung melanjutkan perjalanan karena dianggap semua anggota keluarga sudah lengkap di mobil," ujar Wasta Gunadi Kepala Humas PT Jasa Marga, Kamis (23/7/2015).
Faiz sempat menangis karena kebingungan tertinggal rombongan keluarganya menuju Condet, Jakarta Timur. Petugas di posko kesehatan dengan sigap mengamankan bocah tersebut dan langsung mengumumkan informasi anak tertinggal melalui radio swasta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu setengah jam kemudian, ibunda Faiz, Lisa baru mengontak pihak Jasamarga. Keluarga mengaku mengetahui informasi anak tertinggal dari radio lokal setempat namun baru sadar setelah turun di tempat makan.
"Dia mulanya nggak ngeh dengan informasi anak tertinggal di Rasika FM. Sampai di Weleri, keluarganya baru sadar, kemudian dia balik lagi, kira-kira jam 2 baru orangtua datang ke kantor kami," sambungnya.
Menurut Wasta kejadian anak tertinggal di rest area tol menurutnya baru pertama kali terjadi. "Ini baru pertama ketinggalan anak di rest area," sebutnya.
Dia mengimbau para keluarga mengawasi anak-anaknya saat dalam perjalanan agar tidak terpisah dari rombongan.
(fdn/fdn)










































