Waspada Jual Beli Online, Pembeli Bisa Saja Penipu Seperti di Pondok Gede ini

Waspada Jual Beli Online, Pembeli Bisa Saja Penipu Seperti di Pondok Gede ini

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 23 Jul 2015 17:34 WIB
Waspada Jual Beli Online, Pembeli Bisa Saja Penipu Seperti di Pondok Gede ini
Foto: Edward Febriyati
Bekasi - Niat hati menjual motor kesayangan di situs jual beli online, Agus hampir saja tertipu. Ricky, si pembeli yang mencoba menipu Agus.

Modus yang dilakukan, dengan meninggalkan kunci mobil fiktif sebagai jaminan. Ricky lalu melarikan motor milik korban. Kasus berawal ketika korban Agus Setiawan menjual motor kesayangannya di situs jual beli. Motor Yamaha Jupiter MX dengan nopol B 6172 EYZ dia lepas dengan harga sesuai pasaran.

"Tersangka Ricky Harsono ini merupakan pembelinya, dia menawar harga motor Rp 10 juta. Mendapat tawaran harga yang tinggi korban pun menjadi tergiur hingga akhirnya sepakat bertemu di mal di Pondok Gede persis di samping pos pengamanan ketupat milik kita," ujar Kapolsek Pondok Gede, Kompol Moch Dafi dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (23/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban tidak menaruh curiga, lantaran Ricky juga tarik-ulur dalam melakukan penawaran sepeda motor tersebut. Hingga pada tanggal 13 Juli 2015 disepakati lokasi pertemuan transaksi.

"Pelaku berpenampilan parlente dan berpura-pura membawa mobil sehingga saat bertransaksi tidak membuat curiga korban," papar Moch Dafi.

Ia mengatakan untuk lebih meyakinkan korban dalam transaksi beli motor. Iapun menyerahkan kunci mobil dan hape miliknya kepada korban.

"Alasannya hendak melakukan test drive, pelaku pun meninggalkan pesan juga terhadap korban jika handphone miliknya berbunyi diangkat saja dengan alasan istrinya sedang berbelanja di mal," tuturnya.

Namun baru beberapa meter berjalan meninggalkan korban. Anggota yang berjaga di pos pengamanan operasi ketupat melihat gelagat pidana.

"Tersangka langsung diberhentikan oleh anggota, kemudian setelah kita cocokan keterangan dengan korban ada indikasi usaha penipuan. Kemudian dilakukan penyelidikan terhadap kunci mobil milik tersangka setelah dicari ternyata mobilnya tidak ada," paparnya.

Dafi mengatakan aksi Ricky di Pondok Gede sudah yang kedua kalinya. Aksi pertama dilakukan di kawasan Lubang Buaya dengan modus yang sama, tersangka berhasil membawa kabur Honda CBR.

"Ini sudah sering terjadi, kita harapkan hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kita bersama untuk tidak mudah percaya membiarkan sesorang test drive motor atau mobil yang hendak dijual," tandasnya. (edo/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads