Pasca Kericuhan, Kondisi di Tolikara Kembali Damai

Pasca Kericuhan, Kondisi di Tolikara Kembali Damai

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Kamis, 23 Jul 2015 16:55 WIB
Pasca Kericuhan, Kondisi di Tolikara Kembali Damai
Foto: Wilpret Siagian/detikcom
Jakarta - Pasca peristiwa penyerangan sejumlah warga yang tengah menunaikan ibadah salat Id di Tolikara, Papua, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso memastikan kondisi di sana sudah kembali damai. Masyarakat diminta untuk kembali tenang dan menjalankan aktifitasnya seperti sedia kala.

"Sudah kondusif, sudah damai, tak ada ketegangan antara kelompok Kristen dan Islam," kata Sutiyoso, usai mengadakan pertemuan di rumah dinasnya di Jl Denpasar Raya No 41/42, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2015).

Menurut Sutiyoso, ada dua poin yang disepakati dalam pertemuan tersebut. Yaitu pencabutan surat edaran tak resmi dari GIDI Tolikara, serta semua pihak sepakat agar salat Id tetap dilaksanakan. Karena itu pada tanggal 17 Juli, aparat kepolisian sudah melakukan pengamanan untuk menjaga pelaksanaan salat Idul Fitri.

"Tapi di sana kota kecil sehingga total hanya 42 aparat yang berjaga, campuran Polres dan Koramil," ujarnya.

Sutiyoso menegaskan, BIN akan melakukan investigasi secara adil baik dari pihak sipil maupun aparat kepolisian. Ia memastikan penyebab peristiwa Tolikara bukan karena adanya pihak ketiga yang tidak puas dengan pemerintahan di sana.

"Kita akan fair di pihak mana yang salah, aparat pun akan diinvestigasi, apakah penemabakan sudah sesuai prosedur. Kalau salah akan diberi sanksi. Tidak ada bukti yang kuat. Aktor intelektual yang akan dicari kepolisian," jelasnya.

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi atas informasi yang menyesatkan terkait insiden Tolikara. Isu-isu tak jelas tersebut justru dapat menambah kericuhan di masyarakat.

"Saya berharap masyarakat tidak terprovokasi isu menyesatkan yang sengaja untuk memancing," imbuhnya.

(khf/kff)


Berita Terkait