Menurut warga Pati bernama Bagus Simon, massa melakukan bakar-bakar ban dan meletakkan batu di tengah jalan.
Bagus mengatakan, petugas belum bisa membubarkan massa yang memblokir jalur pantura di Pati. Akibatnya arus lalu lintas pemudik yang melintas di Pati harus mencari jalur alternatif lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa mulai menggelar demonstrasi pada pukul 12.00 WIB. Para demonstran membakar ban dan juga barang lainnya di tengah jalan. Selain itu batu-batu berukuran besar juga dipasang di tengah jalan sehingga kendaraan tak bisa melintas.
Massa yang menamakan diri sebagai ahli waris Gunung Kendeng menolak pembangunan pabrik semen di pegunungan Kendeng karena berpotensi merusak lingkungan. Mereka mendesak bertemu dengan Bupati Pati untuk menyuarakan aspirasi. (nal/nrl)











































