"Pilkada serentak 9 Desember 2015 ini agar berjalan lancar dan aman. Terakhir rapat 8 Juni lalu. Sore ini saya ingin mendengar laporan kemajuannya," ujar Jokowi saat membuka rapat di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (23/7/2015).
Jokowi minta para pembantunya melaporkan sejumlah hal. Di antaranya pendanaan biaya keamanan, islah terbatas Golkar dan PPP dalam menetapkan pasangan calon pilkada, bantuan PNS yang diminta oleh KPU dan kesepakatan parpol untuk persyaratan pengajuan calon kepala daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapat dimulai pukul 14.00 WIB. Rapat dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla, Menko Polhukam Tedjo Edhy, Menkum HAM Yassona Laoly, Mendagri Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala DKPP Jimly Ashidiqie, Ketua KPU Husni Kamil Malik, dan seorang anggota Bawaslu. (ega/hri)











































