Dalam keterangan yang disampaikan Eka dalam surat elektronik ke redaksi@detik.com, Rabu (22/7/2015), pengamanan Polri di masa arus balik lebaran tidak hanya dilakukan di stasiun, terminal, jalan raya atau jalan tol. Sesuai instruksi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, agar meningkatkan kewaspadaan maksimal di wilayah objek vital dan pusat kegiatan masyarakat.
"Kita siaga terus, patroli 24 jam bergiliran. Terutama di objek vital untuk mencegah ada aksi teror yang memanfaatkan kelengahan di musim arus balik," ujar Eka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga memberi arahan pada security gedung stasiun televisi di wilayah Kebon Jeruk. Menurut alumni S2 Kajian Intelijen UI itu, momentum arus balik sering dimanfaatkan para penjahat dan pelaku kriminal. Sebab, mereka mengira aparat lengah menjaga komplek perumahan, pertokoan, dan objek objek vital lainnya.
"Tapi, jajaran Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Barat dan polsek-polsek sudah siap antisipasinya," kata Eka.
Alumni Akpol 2004 itu menjelaskan, setiap anggota polisi di wilayah sektor harus memiliki kontak dengan satpam atau security di sekitar wilayah patrolinya. "Dengan begitu, setiap ada kerawanan, langsung bisa kita respon secara cepat," ujar Eka. (spt/dra)











































